FF >> What Is Love? :: (III) “Simple Love” 6/6

D.O, Key, Luna

Simple Love part6

WHAT IS LOVE? [D.O ver.] :: Simple Love

Author       : Lee TaeRin [TarinWish]

Cast         :

  • EXO-K’s D.O as Do KyungSoo aka D.O
  • Park EunBi as Park EunBin
  • SHINee’s Key as Kim KiBum aka Key
  • f(x)’s Luna as Park SunYoung aka Luna
  • EXO’s Lay as Lay
  • SJ’s RyeoWook as Kim RyeoWook

Rating       : PG-16

Genre        : Romance

*Author POV*

Plaaaaakkk… EunBin menampar pipi Luna dengan keras. “Kau benar-benar tidak tahu diri.”, ungkap EunBin menatap sinis Luna.

“Kau…!”, pekik Luna hendak menampar EunBin. Namun dengan sigap EunBin menahan tangan Luna.

“Aku membiarkanmu merebut perusahaanku! Tapi aku tidak akan membiarkanmu merebut Do KyungSoo dariku!!”, ujar EunBin tegas. Lalu EunBin mendorong Luna hingga punggungnya terbentur di mobilnya sendiri. Tanpa merasa bersalah EunBin beranjak meninggalkan Luna yang masih meringis sakit.

*Key POV*

“Aiiiissh!! Anak ini mulai lagi.. Apa SunYoung alias Luna itu menyakitinya?!! Kenapa setelah menemuinya jadi begitu?!!”, kesalku dalam hati melihat KyungSoo memukul-mukul adonan tepungnya dengan lemas.

“Hei, KyungSoo..”, seruku belum selesai tiba-tiba iphone ku berbunyi.

“Aiiiish..!!”, dengusku hendak membaca sebuah pesan masuk. Seketika aku membulatkan kedua mataku saat membacanya. “Jung YongEun…”, gumamku.

“KyungSoo-ya..!! Selesaikan tugasku ya..?!!”, seruku segera meninggalkan dapur.

*Author POV*

“Yaaa!!! KiBum sunbaenim!!! Aiiish,, bagaimana aku menyelesaikan ini semua dengan mood yang buruk seperti ini..?!!”, keluh KyungSoo menggaruk-garuk kepalanya.

Sedangkan Key segera mengganti seragam kokinya untuk pergi ke suatu tempat.

*Key POV*

“YongEun-ah..”, panggilku mendekati seorang yeoja yang sedang membelakangiku di pinggir sungai Han.

“Salah. Aku YongJoo.”, balasnya membalikkan tubuhnya ke hadapanku. Aku pun terkejut melihatnya, Nichole Jung.

“Apa aku mirip dengannya? Kalau aku mirip dengannya, kenapa aku tak bisa menggantikannya??”, tanyanya.

“Hanya dari belakang. Kau mempermainkanku??”, sahutku bernada dingin.

“Kalau tidak begini, kau tidak akan mau menemuiku.”, jawabnya enteng. Aku pun beranjak meninggalkannya.

“Pernikahan mereka dibatalkan!”, serunya menghentikan langkahku. Aku pun membalikkan diri ke arahnya lagi. “Kim JongHyun terdakwa kasus penipuan.”, lanjutnya.

“Mwo??!”, kejutku.

“Kau tidak tahu? JongHyun bukan namja baik-baik.”, terangnya membuatku sedikit menyesal.

“Aku harus pergi. Pesawat ku menuju Tokyo akan segera berangkat.”, pamitnya meninggalkanku. Namun aku tak menggubrisnya, aku masih tenggelam dalam pikiranku.

“menuju Tokyo? Nichole!!!”, seruku tersadar. Namun Nichole sudah lebih dulu menumpangi taxi.

*Author POV*

“Kau melakukan hal yang benar, Jung YongJoo..”, ujar Nichole pada dirinya sendiri. Tak lama kemudian ada sebuah pesan masuk di iphone’nya.

From: My Key

Mianhe.. Gomawoyo..🙂

Nichole tersenyum membacanya, walau matanya mulai berkaca-kaca. Dan menguatkan hatinya untuk membalas pesan dari Key itu.

To: My Key

Ne~ Kau tak ingin menemui yeodongsaeng ku? Temuilah dia! Goodbye.. (^.^)/

*Key POV*

Aku pun segera ke apartemen YongEun untuk menemuinya. Sesampainya disana kebetulan ia baru keluar dari apartemennya ,dan hendak menuju mobil.

“YongEun-ah..!”, panggilku menghentikan langkahnya. “Oppa..”, gumamnya. Aku tersenyum padanya, senyuman yang lama tak ku tunjukkan padanya.

“Ada apa?”, tanyanya dingin.

“Mwo? Ah, aku…”, sahutku bingung.

“YongJoo eonni pasti sudah memberitahumu. Kau senang? Tapi walaupun pernikahanku dengan Kim JongHyun dibatalkan, akan lebih baik jika kita tidak melanjutkan hubungan kita, oppa.”, terangnya membuat perasaanku yang mulai terobati terluka lagi.

“Wae?”, tanyaku menatapnya nanar.

“Apa kau masih mencintaiku? Aku tidak yakin. Senyuman itu, senyumanmu yang paling ku sukai kau berikan pada yeoja lain, yeoja yang bersama mu saat di mall. Selain itu kau juga tak mau mendengar penjelasanku terlebih dahulu, kau bahkan tak mempercayaiku. Jadi untuk apa kita melanjutkannya lagi?”, jelasnya membuatku semakin menyesal.

“Jongmal mianhe..”, lirihku.

“Aku begitu menyesali hubungan kita, karena mu hubunganku dengan YongJoo eonni tidak baik. Tapi aku memaafkanmu, Key oppa..”, ujarnya tersenyum dan meninggalkanku tanpa ku cegah. Entah kenapa seluruh tubuhku kaku,karena perasaanku yang hancur.

*Author POV*

YongEun berusaha membendung air matanya, dan segera memasuki mobil yang di dalamnya ada seorang namja yang sedang menunggunya dari tadi.

“Gwaenchana??”, tanya namja itu khawatir.

“Aku melakukan yang terbaik kan, Lay oppa?”, tanya YongEun mengusap air matanya.

“Ne. Mulai sekarang percayakan hatimu padaku! Karena aku lebih mencintaimu, daripada dia.”, ujar namja bernama Lay itu sembari mengenggam tangan YongEun. YongEun pun mengangguk dan mengulas senyuman, begitu pula Lay.

-Hanfoodcious-

*Author POV*

“Huuuuhft!!! KiBum sunbaenim kemana siih??! Aigooo,, ini sudah jam makan siang!! Tapi aku masih harus mengerjakan bagiannya!”, keluh KyungSoo sambil mengaduk-aduk Soup’nya.

“Oppa.. Ayo kita makan siang! Aku sudah lapar!”, ajak EunBin membawa kotak bekalnya.

“Kau ke balkon saja dulu! Setelah ini selesai aku akan menyusulmu.”, jawab KyungSoo.

“Kau masih sibuk? Mau ku bantu?”, tawar EunBin.

“Tidak perlu, nanti malah tidak cepat selesai. Pergilah dulu..!”, tolak KyungSoo.

“Baiklah..”, sahut EunBin sedikit cemberut meninggalkan KyungSoo.

Key tiba di Hanfoodcious dengan raut wajah lesu, bukannya segera ke dapur. Ia malah ke balkon untuk menenangkan perasaanya yang sesak.

“Key oppa…”, gumam EunBin melihat Key melangkah lesu.

“Oppa, kau sakit??”, tanya EunBin khawatir melihat wajah sendu nan pucat Key.

Key tak bergeming ,namun memeluk EunBin ,dan menyandarkan kepalanya di bahu EunBin. EunBin sedikit kaget karenanya.

“Sudah berakhir.”, tangis Key. EunBin sudah bisa menebak kalau Key sedang patah hati. EunBin pun membalas pelukannya, dan menepuk-nepuk pelan punggung Key, agar lebih tenang.

Tanpa mereka sadari KyungSoo naik ke balkon hendak menemui EunBin dengan membawa dua minuman kaleng.

“Apa-apaan mereka?!!”, gumam KyungSoo kesal. Ia pun berusaha menahan amarahnya dan meninggalkan mereka yang masih berpelukan.

“Eummm.. apa yang harus ku lakukan yaa??”, gumam EunBin bingung melihat Key yang duduk di sampingnya.

“Yaa.. hibur aku!”, pinta Key dengan nada tinggi.

“Kalau aku tahu caranya menghilangkan kesedihan oppa, sudah ku lakukan sejak tadi!”, sahut EunBin.

“Shopping.”, singkat Key.

“Mwo?! Aigoo… Kalau begitu kita shopping. Tapi aku tidak mau ke mall. Kita ke Dongdaemun!!”, kata EunBin

“Mwo??! Aigooo, disana pasti ramai!! Eummm, baiklah. Tapi pastikan sakitku ini dapat kau hilangkan! Kita pergi sepulang kerja saja! Aku mau menyelesaikan tugasku dulu.”, terang Key menuju dapur.

“Key oppa memang sedikit aneh..”, gumam EunBin menatap Key yang menjauh.

@09.00 PM

“Oppa, tunggu aku!”, seru EunBin mengejar langkah cepat KyungSoo meninggalkan Hanfoodcious. KyungSoo pun menghentikan langkahnya, dan berbalik ke arah EunBin yang ada di belakangnya.

KyungSoo hendak mengeluarkan kata-kata, namun ia mengurungkannya karena melihat Key berjalan ke arah mereka.

“Park EunBin…!, panggil Key mendekati EunBin dan langsung menggandengnya.

“Bukannya kau sudah janji?!”, ujar Key. “Ah!! Aku lupa ,oppa!”, sahut EunBin.

“Ayo! Oiya, KyungSoo-ya,, kau berani kan pulang sendiri?”, ucap Key.

“Bawa saja dia!”, seru KyungSoo dingin dan berjalan meninggalkan mereka.

“Oppa!!”, panggil EunBin namun tak dipedulikan.

“Aiiish!! Memang aku anak kecil?!! Jelas aku berani pulang sendiri!! Kalau kau bukan sunbaenim kesayanganku sudah ku masak kau!!!”, kesal KyungSoo.

Luna yang sedari tadi berada di dalam mobilnya yang diparkir tak jauh dari sana, tersenyum licik. Ia melihat jelas ekspresi kesal KyungSoo karena Key dan EunBin.

“Kim KiBum.. Eumm,, Namja itu mungkin bisa membantuku..”, gumam Luna tersenyum licik.

-Next Day-

*Author POV*

Tok..Tok..tok.. EunBin mengetuk pintu rumah KyungSoo. “Tada…..!”, seru EunBin gembira mengejutkan KyungSoo yang membuka pintu.

“Ini masih sangat pagi…”, keluh KyungSoo yang masih terlihat mengantuk.

“Aku ingin jogging, oppa.. Ayo!”, ajak EunBin menarik tangan KyungSoo hingga keluar rumah.

“Oppa tidak marah kan?”, tanya EunBin hati-hati mendahului langkah KyungSoo,lalu berjalan menghadap KyungSoo, sehingga ia berjalan mundur.

“Kemarin? Key hyung? Iya, aku marah!!”, seru KyungSoo cemberut.

“Baguslah..”, gumam EunBin tersenyum.

“Mwo??!”, pekik KyungSoo.

“Kalau oppa cemburu, berarti kau benar menyukaiku. Kemarin Key oppa sedang patah hati. Aku tak tega melihatnya terpuruk, jadi aku berusaha menenangkannya dan menghiburnya.”, terang EunBin sembari duduk di bangku taman. Lalu menyuruh KyungSoo duduk di sampingnya.

KyungSoo pun duduk di sampingnya. “Kau percaya padaku kan, oppa??”, tanya EunBin tersenyum manis.

“Akuu…..”, jawab KyungSoo terpotong.

Cup… EunBin mengecup pipi KyungSoo sebelum ia melanjutkan jawabannya. “Kau harus mempercayaiku. Karena aku Park EunBin hanya menyukai Do KyungSoo.”, ujar EunBin tegas.

KyungSoo hanya membulatkan matanya dan memegangi pipinya yang memerah. “EunBin-ah,, kau… Kau berani melakukan itu?!”, kejut KyungSoo menatap EunBin tak percaya.

“Wae?? Tidak bolehkah? Atau oppa tidak suka yaa?? Kalau tidak suka, bersihkan saja?!”, kesal EunBin sembari berusaha mengusap pipi KyungSoo bekas kecupannya tadi.

“Ah!! Andwe!!!”, tolak KyungSoo mencengkram kedua tangan EunBin.

“Wae? Kau tidak suka kan?!”, gerutu EunBin dan berusaha melepaskan kedua tangannya. Namun KyungSoo malah mencengkramnya makin kuat dan menatap EunBin semakin dalam.

Chu~

“Yaaa!!! Oppa!!!”, pekik EunBin terkejut sembari menutup bibirnya. KyungSoo hanya tertawa, walau sebenarnya perasaannya sedang berdebar.

KyungSoo dan EunBin berjalan pulang sambil bergandengan. “EunBin-ah,, kau lebih suka hidup mewah bersama keluargamu dulu atau biasa seperti ini?”, tanya KyungSoo.

“Aku lebih suka hidup biasa seperti ini. Hidup bersama oppa membuatku lebih hidup dan bahagia.”, terang EunBin.

“Tidak kah kau ingin merebut hak mu lagi?”, tanya KyungSoo.

“Tidak, aku tidak ingin. Untuk apa aku merebutnya?! Sekalipun aku bisa merebutnya, dan memegang perusahaan itu lagi, tidak ada yang bisa ku lakukan selanjutnya. Sejak kecil aku tidak punya niat dan tidak punya kemampuan untuk mengurus perusahaan.”, jelas EunBin.

“Jinjayo??”, tanya KyungSoo memastikan.

“Ne. Aku ingin hidup seperti ini. Tidak terlibat dengan urusan perusahaan yang begitu rumit.”, ujar EunBin tanpa ragu.

“Kalau begitu kau tidak akan meninggalkanku kan? Kau mau kan hidup bersamaku? Menemaniku sampai akhir nanti? Hiduplah di sisiku selalu!”, ucap KyungSoo serius.

“Tentu! Itu memang tujuan hidupku.”, jawab EunBin tersenyum lembut.

“Gomawo..”, ucap KyungSoo.

@09.00 PM

*KyungSoo POV*

“Luna-sshi,, ada perlu apa?”, tanyaku menemui Luna yang sudah menungguku di dekat kompleks rumahku.

“Aku tahu Park EunBin dan Key sunbaenim mu itu…”, terang Luna ku potong ,karena sudah bisa kutebak apa yang ingin ia katakan.

“Kau ingin memanas-manasiku? Berhentilah! Itu tidak akan ada gunanya.”, potongku.

“Biarkan aku dan EunBin saling mencintai, dan hidup bahagia bersama. Kau sudah merebut haknya sebagai penerus perusahaan, apa itu belum cukup membuatmu puas??! EunBin bilang dia tidak akan merebut perusahaan itu, dia ingin keluargamu yang meneruskannya. Aku tidak habis pikir bagaimana bisa ia merelakannya pada yeoja sepertimu?! Berhentilah membuatnya menderita lagi!”, ceramahku membuat Luna terpaku tanpa mengelak.

-2 hours later-

*Author POV*

“Haiiish,, siapa sih yang ingin menemuiku disini??!”, dengus Key celingukan mencari yeoja yang ingin menemuinya.

“Kim KiBum-sshi…”, panggil yeoja itu ketika melihat namja yang ditunggunya lalu mempersilahkan ia duduk.

“Kau…. Bukankah kau hoobae RyeoWook hyung, Park SunYoung..?”, tanya Key sedikit terkejut.

“Ne. Park SunYoung imnida. Tapi panggil saja aku Luna.”, jawab Luna ramah. Key pun mengangguk mengerti.

“Ada perlu apa? Kenapa kau tidak datang saja ke Hanfoodcious? Ah!! Aku tahu! Akhir-akhir ini aku melihat kau dekat dengan Do KyungSoo. Apa ini ada hubungannya dengan dia?”, tebak Key menyelidik.

“Daebak, oppa!! Eumm, kulihat kau juga akrab dengan yeoja yang dekat dengan KyungSoo itu.. Park….”, ujar Luna.

“Park EunBin!”, potong Key.

“Lalu?”, tanya singkat Key.

“Apa kau menyukai yeoja itu? Aku menyukai Do KyungSoo. Tapi KyungSoo lebih menyukai yeoja itu. Dan aku ingin kita bekerjasama. Aku mendapatkan KyungSoo, dan kau mendapat yeoja itu. Eotteokhae??”, tawar Luna tersenyum licik.

Key tersenyum tipis. “You have a point!!! Bagaimana kau bisa tahu, Luna-sshi? Apa kau menguntit kami? Hahaha.. Tapi apa aku terlihat benar-benar menyukai EunBin??”, tanya Key dengar raut mencibir.

“Sepertinya kau salah mengira. EunBin hanyalah tempat pelampiasan kesedihanku. Aku tak benar-benar menyukainya. Mianhe, kau salah orang.”, lanjut Key beranjak dari duduknya. Luna pun tak berkutik dengan menahan amarahnya.

-MSP Food-

*Luna POV*

Setelah pertemuanku dengan Kim KiBum aku kembali ke perusahaan. Aku berjalan gontai menuju ruangan umma ku. “Umma..”, lirihku memasuki ruangan.

“SunYoung-i,, cepat ke ruang rapat! Rapat akan segera dimulai!”, perintah umma yang sedang fokus pada dokumen-dokumennya.

“Park YoungBin.. Aku bertemu dengannya.”, ujarku.

“YoungBin..? Gadis itu masih bertahan hidup rupanya.”, cibir umma tanpa memandangku.

“Umma,,, aku lelah.. Perasaan dengki, rasa bersalah menjadi satu disini. Aku lelah.”, ungkapku.

“Apa maksudmu?”, tanyanya menatapku.

“Aku tahu ini semua bukan hak ku. Aku ingin mengembalikannya..”, ucapku menatap nanar umma ku.

-A few days later-

*Luna POV*

“Park YoungBin..!”, panggilku ketika melihatnya masuk ke cafe tempat dimana kami janjian.

“Ada urusan apa? Kau bisa menemuiku di Hanfoodcious kan? Kenapa harus kemari?!”, tanyanya sinis sembari mendudukan dirinya di hadapanku.

“Mianhe..”, lirihku.

“Mwo?!”, kejutnya.

“Aku sadar aku terlalu egois, sangat egois! Maukah kau memaafkanku? Dan menganggapku sebagai eonni lagi?”, tanyaku menatapnya tulus.

YoungBin tersenyum kecil, “Apa aku tidak salah dengar ,SunYoung eonni??”, cibirnya.

Aku pun mengeluarkan beberapa lembar kertas yang berisi kesepakatan dari tas ku, dan menyodorkannya ke arah YoungBin. “Ini.. Ku dengar dari Do KyungSoo, kau menolak untuk mengambil alih perusahaan ini dariku. Aku sadar, walau bagaimanapun perusahaan ini diwariskan padamu. Jadi kau akan mendapat 30% keuntungan yang kami dapatkan, tanpa kau harus bekerja. Aku juga sudah membuatkan rekening untukmu, ini.. Aku akan mentransfernya setiap bulan.”, terangku.

“Bagaimana kalau aku menolaknya?”, tanyanya. “Aku tidak menerima penolakan!”, tegasku.

“Park YoungBin..”, gumamnya membaca data dirinya di buku rekeningnya.

“Oiya, walau secara hukum namaku adalah Park YoungBin. Tapi aku ingin secara keseharian seperti ini aku dipanggil EunBin saja..”, pintanya dan pamit pergi.

“EunBin-ah..! Gwaenchana?”, tanya KyungSoo cemas menyambut EunBin keluar dari cafe tersebut.

“Ne. SunYoung eonni memberikan ini. Ayo oppa kita ke panti asuhan!”, jawab EunBin sembari menunjukkann buku rekeningnya dan mengajak KyungSoo pergi.

“Perk YeEun!!!!”, teriak EunBin gembira melihat YeEun sedang bermain dengan temannya.

“EunBin eonni..!”, sapa YeEun sembari memeluk EunBin.

“Sudah saatnya eonni menjemputmu.”, ujar EunBin memeluk erat YeEun.

Setelah mengurus semuanya, Park YeEun pun pergi bersama EunBin dan KyungSoo meninggalkan panti asuhan.

Di dalam bus KyungSoo, EunBin, dan YeEun terlihat seperti keluarga kecil. YeEun duduk dipangku oleh EunBin, dan KyungSoo duduk di sampingnya.

“YeEun-i, mulai sekarang jangan panggil aku ‘eonni’ lagi yaa..?!  Panggil aku ‘Umma’, ne?!”, pinta EunBin.

“Mwo?! Umma?? Bolehkah? Yeey!! Sekarang aku punya umma!!”, senang YeEun.

“YeEun-i, kalau begitu kau juga harus memanggilku ‘Appa’..!”, pinta KyungSoo membuat EunBin membulatkan matanya.

“Appa??! Yeey!!! Aku punya Appa yang tampan dan Umma yang cantik!!”, seru YeEun.

“Ne. Jadi mulai sekarang namamu Do YeEun.”, ujar KyungSoo mengelus rambut YeEun.

“Oppa….”, lirih EunBin menatap KyungSoo tak percaya.

“Wae??! Kita segera menikah saja yaa??!”, ajak KyungSoo sembari mengedipkan mata kirinya.

-8 Months later @Resto sweet Resto-

*Author POV*

Setelah 1 bulan upacara pernikahan sederhana KyungSoo dan EunBin terlaksana. Mereka memutuskan untuk membuka restoran sederhana sendiri. Pernikahan itu hanya dihadiri wali masing-masing sebagai saksi. RyeoWook dan Key sebagai pendamping KyungSoo, dan Luna sebagai pendamping EunBin.

Hari ini adalah hari diresmikannya rumah makan Do KyungSoo. Karena pembukaan, KyungSoo mengundang orang-orang  terdekatnya.

“Dimana YeEun?”, tanya KyungSoo pada EunBin yang sedang menata piring.

“YeEun masih tidur. Sepertinya dia sangat lelah karena membantu kita mempersiapkan semua ini semalam.”, jawab EunBin.

“oh, Selamat Datang..!!”, sapa EunBin menyambut tamu pertama yang datang.

“Byun BaekHyun..! Aku senang kau datang! Kau sendiri?”, tanya KyungSoo.

“Ne.”, jawab BaekHyun lesu. Setelah itu ada 2 orang datang.

“Waah,, Park ChanYeol..!!! Jung SooJung!!”, seru KyungSoo gembira.

“Apa kami pasangan pertama yang datang??”, tanya SooJung semangat.

“Waah, tidak sia-sia aku membatalkan semua schedule ku hari ini dan dimarahi ChangMin hyung!”, lanjut ChanYeol.

“Yaa!!! Aku yang pertama datang!!”, protes BaekHyun.

“Aku kan bilang pasangan pertama, bukan orang pertama.”, ujar SooJung innoncent.

Park ChanYeol pun tertawa melihat ekspresi kesal BaekHyun, “Seharusnya kau membawa pasanganmu! Kalau tak punya, bawa saja Kim MinSeok!! Kkk~”, cela ChanYeol.

“Huuuuhft!! Kau kan tahu kalau XiUmin ke China sejak dia lulus, babo!!!”, dengus BaekHyun.

“Hahaha.. Ne! Oiya, kenalkan mereka teman sekelasku saat SMA, Byun BaekHyun, Park ChanYeol dan Jung SooJung.”, ujar KyungSoo mengenalkan mereka pada EunBin.

“Ah, ne. Joneun Park EunBin imnida.”, ucap EunBin memperkenalkan diri.

“Hello-hello..”, sapa satu pasangan lain datang.

“Yaa!! Mr.Lee..!!!”, seru KyungSoo senang melihat guru SMAnya.

“Aiiish!! Kita sedang tidak di sekolah. Panggil saja Onew hyung, ne?!”, pinta Mr.Lee JinKi alias Onew.

“Omo~ Ternyata Mr.Lee masih belum berubah ya..?! Jangan sok muda, hyung..! Ingat! Kau sudah punya anae!”, cibir ChanYeol. Yeoja yang digandeng Onew hanya tersenyum mendengar nampyon’nya diejek oleh mantan haksaeng’nya sendiri.

“Untuk apa aku berubah? Aku kan bukan ultraman! Iya kan, Hee-ya..??”, ucap Onew melirik anae’nya.

“Hahaha.. sudah-sudah.. Ayo duduk.. Sembari menunggu yang lain datang, Aku akan menyiapkan minuman dan makanan kecil untuk kalian.”, ajak KyungSoo mempersilahkan mereka duduk.

“Eum, masshita..!”, puji SooJung memakan sajian pembuka.

“Jinja? Gomawo..”, balas KyungSoo tersenyum. Tak lama kemudian ada 2 pasangan lain yang datang.

“D.O-ya..!!”, sapa seorang yeoja. “Ah, Choi JinRi..!”, balas KyungSoo.

“Hehehe.. Mianhe, aku membawa rombongan. Kenalkan, namjachingu ku, Kim JongIn. Dan ini Lee TaeMin dan Choi JinMi. Kebetulan mereka berdua baru datang dari Jepang, jadi aku mengajaknya kemari. Tidak masalahkan?”, terang JinRi pada KyungSoo.

“Owh.. Gwaenchana, aku malah senang. Joneun Do KyungSoo imnida. Eum,, JongIn? TaeMin? Sepertinya aku pernah melihat kalian. Oiya, silahkan duduk..”, ujar KyungSoo.

“Ne. Kita kan satu SMA.”, jawab JongIn tersenyum sembari duduk diikuti TaeMin.

“Huuuhft!! Kenapa semua yang kemari membawa pasangan??!! Menyebalkan!”, dengus BaekHyun sambil menyangga dagunya memandang iri couple-couple di sekitarnya.

“Kita menunggu siapa lagi? Aku sudah tak sabar ingin melahab hidangan utama.”, ungkap BaekHyun merengek. Belum sempat KyungSoo menjawab, 4 orang yang ditunggu-tunggu datang juga, Kim RyeoWook, Luna, Key, dan yeoja yang berpenampilan tomboy.

“Apa kami terlambat??”, tanya seorang namja yang baru datang itu. “Ah, tidak Bos Kim.”, jawab KyungSoo.

“Jangan memanggilku Bos Kim lagi, panggil saja RyeoWook hyung.. Kau kan bukan anak buahku lagi.”, pinta namja itu.

“hahaha.. baiklah.. Silahkan duduk, Hyung, Luna-sshi..”, kata KyungSoo.

“Hei!! KiBum sunbaenim mu ini tidak kau suruh duduk juga??!”, protes namja yang satunya.

“hehehe.. duduklah, hyung.. Aku ke dapur dulu menyiapkan hidangan utama yaa..”, cengir KyungSoo.

“Waah, aku pikir hanya aku yang tak berpasangan?!”, gumam BaekHyun senang melihat Key yang tak berpasangan, karena ia pikir yeoja yang ada di samping Key itu namja.

Tuuuk.. ChanYeol mengetuk kepala BaekHyun dengan sumpit. “Kau pikir dia namja? Dia itu yeoja!! Omo, aku tidak tahu kalau Amber sudah punya namjachingu.”, bisik ChanYeol yang ada di sampingnya. “Mwo??!!!”, kejut Baekhyun lalu cengar-cengir.

“Amber-i,, kau tidak latihan??!”, seru ChanYeol pada rekan bandnya.

“Kau boleh bolos, kenapa aku tidak boleh?”, protes Amber mehrong.

“Waah, aku baru tahu kalau Amber sudah punya namjachingu..”, goda ChanYeol melirik Key.

“Mwo?!! Kau menunjukku pacaran dengan yeoja berwujud namja ini??!!”, pekik Key tak terima.

“Heh!! Aku kemari karena diajak Luna..!!”, sentak Amber. ChanYeol pun hanya terdiam memamerkan barisan giginya yang rapi. Sedangkan SooJung dan BaekHyun yang ada di sampingnya hanya menahan ketawanya.

“Tapi kalian cocok juga!”, celetuk Luna diikut anggukan yang lain. Key dan Amber pun hanya saling melirik tajam.

KyungSoo dan EunBin menghidangkan berbagai macam masakan yang siap dilahab. “Silahkan~ Selamat menikmati..”, kata KyungSoo. Dan duduk bersama tamu-tamunya ,diikuti EunBin.

SooJung mengambilkan nasi untuk ChanYeol. “Makan yang banyak..”, ujar SooJung sembari tersenyum manis dan mengambilkan lauk-pauk untuk ChanYeol. Baekhyun pun memandangnya iri.

Anae Mr.Lee, Choi MinHee yang duduk di depan BaekHyun menyadari kekesalannya, lalu mengambilkan lauk untuk BaekHyun. “Makan ini.. Ikan ini sangat bergizi.”, ujar MinHee tersenyum ramah.

“Waah, gamsahamnida..”, seru BaekHyun semangat lalu langsung melahabnya.

“Yaa!!! Yaa!!! Aku juga mau, MinHee-ya!! Ambilkan untukku!”, protes Onew pada anae’nya.

“Ne, jagiya…”, sahut MinHee dan menyuapkan ikan yang sama ke mulut Onew.

“Aigoooo, kenapa mereka manja sekali siih..!?”, gumam JongIn memandang risih mereka.

“Kau mau juga??”, tawar JinRi. “Shirreo!”, tolak JongIn langsung.

“Appa… Umma….”, seru YeEun sembari mengucek-ucek matanya.

Uhuk.. uhuk.. BaekHyun langsung tersedak mendengar teriakan yeoja kecil itu. “Appa? Umma? Mwoya??!!! Kau sudah punya anak sebesar ini??!”, kejut ChanYeol dan  yang lain juga memandang KyungSoo kaget.

“hehehe.. Dia anak angkatku. Namanya Do YeEun.”, terang KyungSoo membuat yang lain lega.

“Yeppeoda!! Kemari anak manis..”, pinta Choi JinMi semangat dan memangku YeEun yang baru bangun tidur.

“Waah, yeojachinguku.. Aku jadi ingin segera menikah, JinMi-ya..”, ceplos TaeMin melihat yeojachingu’nya dekat dengan anak kecil. JinMi hanya memandang TaeMin tajam.

“Mwo??!!! TaeMin-ah, kau tidak boleh mendahuluiku!! Harus aku dengan JinRi yang menikah duluan!!”, protes JongIn.

“JinRi-ya, kau mau menikah dengan panda afrika ini??!”, goda TaeMin.

“Jelas aku mau!!”, tegas JinRi membuat TaeMin berhenti menggoda JongIn. JongIn pun menjulurkan lidahnya ke arah TaeMin.

“Sudah-sudah.. Aku duluan yang akan menikah!”, sela RyeoWook.

“Mwo??! Dengan siapa??!”, kejut Key.

“Luna.”, singkat RyeoWook Enteng.

“Mwo?!!!”, kejut Luna yang ada di sampingnya.

“Wae? Kau tidak mau? Aku tidak peduli, kau harus mau!!”, tegas RyeoWook. Luna pun hanya mengerucutkan bibirnya, ia tak ingin menolaknya namun ia gengsi untuk menjawabnya iya langsung.

“Mr.Lee, eh, Onew Hyung.. Kau belum ingin punya anak?? Kan sudah hampir satu tahun menikah.”, tanya KyungSoo.

“Hahaha.. Aku tidak mau terburu-buru. Choi MinHee tak menyukai anak-anak..”, jawab Onew santai.

“Yaaa!!!! Bukannya kau yang tak suka anak-anak, oppa??!!”, pekik MinHee.

“Aigoooo!!! Kenapa kalian membicarakan pernikahan terus..??!! Kepalaku pusing..!”, keluh BaekHyun.

“Hahaha.. Bilang saja kalau kau iri,, Baekki..!”, sindir ChanYeol.

“BaekHyun-i, tenang saja.. Aku dan ChanYeol tidak akan meninggalkanmu..”, celetuk SooJung tersenyum manis.

“Mwo??! Apa maksudmu, my bbuing..??!”, pekik ChanYeol menatap SooJung.

“Eumm,, maksudnya kalian tidak akan menikah, sebelum BaekHyun menikah.. Benar begitu kan, SooJung-sshi??”, tebak EunBin angkat bicara. SooJung pun mengangguk semangat. ChanYeol pun menatap SooJung tajam.

“Aiiiish!!! Aku dengan YeEun saja! Do YeEun,, kau sangat manis! Kau mau kan menikah dengan BaekHyun oppa..??”, goda BaekHyun.

“Hei, enak saja!! Aku tidak mau punya menantu sepertimu!!! Terlalu tua!!”, seru KyungSoo tak terima.

Seisi ruangan pun tertawa bahagia.

~Do KyungSoo a.k.a D.O~

Tak ada yang spesial, hanya rumah makan sederhana yang ku miliki. Tak perlu rumah mewah, perusahaan besar, ataupun istri kaya. Asal aku masih mampu bertahan hidup dan cinta keluarga kecilku yang menyelimutiku, aku akan bahagia.

~Park EunBin~

Ketika aku kehilangan segalanya dan benar-benar terpuruk, Tuhan mempertemukanku dengan ibu peri yang begitu baik hati. Hingga aku dipertemukan dengan Do KyungSoo. Walau hidup tanpa kedudukan tinggi, asal ada Do KyungSoo yang membuat hidupku lebih berarti, aku akan bahagia dengan cintanya.

…END…

D.O Luna EunBi Key Amber RyeoWook ChanYeol Krystal Kai Sulli TaeMin Onew BaekHyun

wkkkkk~ Krn ni lgi musim reunian, Author jg pngin reunian ma cast”ny Because of Happy Virus & Love Is Blind.. Bysa aja yaa?? Eummm,, author lgi limit ide.. Mian jg niih bhasa n critanya acak”an..😦 Jngan lupa RCL’ny yaa…😉 Gomawoyo~

2 thoughts on “FF >> What Is Love? :: (III) “Simple Love” 6/6

  1. akhirnya part ending dateng juga ^_^
    kyyaaa!! d.o sama eunbin akhirnya nikah juga😀
    so sweet banget momment semua couple yg pas diresto punya d.o, tp kasian baekhyun sendiri.. mending baekhyun sama aku aja *wkwk:p #plak
    eonni boleh request ga yg pas part sehun/baekhyun pasangannya sama Shin Min Gi?*maksaamatsihpersaan-_- *suka-sukaauthornyadong._.v, tp kalo ga boleh juga ga apa-apa xD
    good job eon, keep writing HWAITING ^o^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s